Kamis, 06 Maret 2008

Kisah Nyata 2


Yunar Winardi, Earn money from internet, Bandung
Kolesterol menjadi normal (175 mg/dl)
Hari ini gue seneng banget karena ibu gue tingkat kolesterolnya sudah jadi normal lagi yaitu 175 mg/dl. Bulan sebelumnya masih di atas 200 (normal harus di bawah 200 mg/dl).
Semua ini terutama disebabkan kalung biofir yaitu kalung yang mengeluarkan sinar-infra-merah-jauh yang sangat berguna untuk kesehatan.


Meskipun harga kalung ini tidak murah yaitu 1,2 juta rupiah tapi gue puas banget karena hasilnya sepadan. Ibu gue (60 th) sudah berobat 2-3 tahun ke rumah sakit untuk berbagai macam penyakit di antaranya kolesterol, asam urat, sudah berbagai macam obat baik yang terbuat dari bahan kimia (obat dokter) maupun obat alami (jamu, minyak hati ikan, buah merah) semua sudah dicoba, beberapa memang menampakkan hasil yang cukup menggembirakan, tetapi untuk kolesterol belum ada yang mempan.

Alhamdulillah dengan kalung ini tingkat kolesterolnya langsung menjadi normal dengan hanya memakai kalung tersebut selama 1 bulan. Terimakasih Tuhan sudah mempertemukan guwe dengan produk yang bagus ini (Mar 2006).


Iman Sulaiman, Pengusaha sukses, Surabaya
Hari itu saya berdua dengan seorang teman (kebetulan pejabat di Pemkot Surabaya) pergi mengunjungi "orang pintar", yaitu seorang ustadz yang kebetulan dikaruniai kemampuan untuk membantu penyembuhan dari berbagai penyakit. Kebetulan teman saya itu memiliki suatu keluhan dan ingin mendapatkan terapi.
Saat Pak Ustadz - begitu kami memanggil "orang pintar" tersebut - memegang dan "membaca" telapak tangan teman saya, beliau terkejut dan bertanya, apakah teman saya memakai susuk, jimat atau sebangsanya. Sebab Pak Ustadz merasakan "energi" teman saya itu besar sekali. Tentu saja teman saya menjawab tidak, dia tidak memiliki dan tidak sedang memakai benda-benda sejenis itu. Tapi Pak Ustadz ngotot. Sambil menyelidik beliau berkata lagi, bahwa sumber energi yang besar itu ada di dada teman saya dan berbentuk melingkari leher.



"Apakah Bapak memakai kalung?", tanya Pak Ustadz.
"Oh, ya benar", jawab teman saya. "Saya memang memakai kalung", katanya sambil mengeluarkan dan melepas sebentuk kalung dengan manik-manik berwarna putih. Diberikannya kalung itu kepada Pak Ustadz.
"Ya ini... ya kalung ini yang energinya besar itu", kata Pak Ustadz kemudian. "Dari mana Anda dapatkan kalung ini?"
"Saya beli di teman saya di kantor", jawab teman saya.
Beberapa hari kemudian Pak Ustadz ikut membeli kalung itu dan dikenakan pada putranya. Kata beliau, alergi putranya sembuh setelah pakai kalung itu.
Saya pun membeli kalung itu, yang ternyata adalah kalung Bio Necklace yang mengandung sinar inframerah. Saya merasa badan saya lebih segar setelah memakai kalung ini. Istri saya sembuh juga dari alerginya. Teman-teman di kantor akhirnya banyak juga yang membeli.


Widodo Hanggoro, Pengusaha Percetakan, Jakarta
Sebelumnya saya mempunyai penyakit Hepatitis dan Trigleserin (LEMAK DARAH). Biasanya sering kesemutan pada bagian telapak tangan). Selama saya menggunakan Kalung Bio FIR sakit / kesemutan tersebut tidak lagi saya rasakan. Saya benar-benar merasakan manfaat dari kalung tersebut, bahkan bukan saya saja yang merasakan manfaatnya, saya dan orang-orang dekat saya.


Kakak kandung saya (Prasetyo Hendarto) sering mengalami sakit darah tinggi. Biasanya berobat ke dokter, tapi kondisinya membaik apabila minum obat. Kalau obatnya habis, ya sakit lagi. Nah, 4 hari yang lalu kakak kandung saya mengalami sakit darah tinggi yang cukup luar biasa, sampai-sampai dia tidak masuk kerja (hanya tiduran saja). Kemudian saya sarankan menggunakan Kalung Bio FIR. Selama kurang lebih 3 hari kakak saya menggunakan kalung tersebut, penyakitnya berangsur hilang dan sekarang sudah sembuh total. Kami percaya dengan khasiat dari kalung tersebut sungguh luar biasa.
Teman kerja saya, namanya Yusvita, sering mengalami sakit kepala yang sangat. Sakit tersebut datangnya tiba-tiba dan sangat mengganggu aktifitas kerjanya. Kebetulan saat sakitnya menyerang, saya langsung meminjamkan kalung saya kepadanya. Dalam beberapa jam sakit kepalanya berangsur-angsur berkurang, lalu saya sarankan untuk menggunakan sampai esok. Besok pagi harinya, saat bertemu di kantor saya lihat kelihatan sudah kembali normal (biasanya beberapa hari baru sembuh / sehat kembali). Saya tanyakan kepada teman saya, "Apa sudah baikan sakit kepalanya?". Teman saya menjawab, "Alhamdulillah sudah enakan dan sakit kepalanya sudah sembuh".
Terima kasih Bio FIR, semoga lebih banyak lagi orang lain yang merasakan manfaatnya. (Mar 2006)

Tidak ada komentar: